4 Bahan Alami Untuk Mengecilkan Pori-Pori Kulit yang Besar – Pori-pori kulit yang besar bisa muncul karena beberapa hal. Di antaranya adalah karena faktor genetik. Dan faktor lainnya yaitu kondisi kulit yang terlalu berminyak sehingga membuat pori-pori kulit semakin membesar.

Baca juga : 5 MITOS SOAL KULIT YANG SALAH KAPRAH

Usia kulit juga menjadi alasan pori-pori kulit terlihat membesar dan mempegaruhi penampilan. Saat bertambahnya usia, kulit butuh perawatan khusus, karena produksi kolagen dan elastisitas yang berkurang.

Bagi Anda yang mengalami permasalahan kulit dengan pori-pori bersar, berikut trik perawatannya menggunakan bahan-bahan alami, seperti dilansir dari situs Boldsky.

1. Cuka apel

Anda bisa menggunakan cuka apel sebagai toner. Campurkan cuka apel dan air dalam sebuah wadah. Aplikasikan setiap hari pada siang dan malam hari untuk mengencangkan kulit sehingga pori-pori kulit yang besar perlahan berkurang.

2, Gel aloe vera

Gel aloe vera berfungsi melembapkan, membersihkan, dan menutrisi kulit Anda. Menggunakannya secara rutin dapat membantu menghilangkan kotoran dan minyak berlebih pada kulit, sehingga pori-pori yang besar semakin berkurang.

3 Baking soda

Baking soda mengandung antibakteri sehingga dapat mengatasi permasalahan kulit seperti jerawat, sel kulit mati, dan pori-pori yang besar. Bahan alami ini membantu menyeimbangkan pH kulit Anda.

4. Pepaya

Buah pepaya selain memiliki manfaat baik untuk tubuh ketika dikonsumsi, juga dapat mempercantik kulit. Menggunakannya sebagai bahan alami masker dapat membantu mengencangkan kulit dan sehingga memperkecil pori-pori kulit.

5 Mitos Soal Kulit yang Salah Kaprah – Banyak mitos ternyata tak benar tentang kulit dan kecantikan. Bahkan mitos ini sangat akrab di kalangan pecinta kecantikan. Dan akibatnya, masih banyak yang tak mengetahui jenis kulit masing-masing dan cara tepat merawatnya.

Baca juga : TRIK SUPAYA PERAWATAN MANICURE PEDICURE ANDA TAHAN LAMA

Untuk itu, dokter spesialis kecantikan dan estetika Indonesia, Maria Charlotte, mengungkapkan beberapa mitos tentang kulit yang ternyata salah. Hal ini dapat membuat Anda waspada dan lebih memperhatikan cara merawat kulit yang benar. Berikut lima mitos tentang kulit yang salah yang mulai harus Anda perhatikan.

1. Kulit orang Indonesia lebih kuat terhadap paparan sinar matahari

Melanin pada kulit orang Indonesia atau Asia pada umumnya lebih banyak sehingga meningkatkan pertahanan kulit terhadap sinar matahari. Sedangkan sinar matahari satu UVB membutuhkan SPF agar kulit terlindung lebih maksimal.

2. Semakin tinggi kandungan SPF dalam tabir surya, maka semakin baik dalam proteksi kulit

Faktanya adalah kandungan SPF perlu disesuaikan dengan aktivitas yang kita lakukan. Ccontohnya beraktivitas luar ruang atau dalam ruang, berjemur di bawah matahari, berenang, atau aktivitas lainnya. Jika penggunaan SPF yang tidak sesuai, hasilnya juga tidak optimal.

3. Semakin sering menggunakan exfoliating agent, semakin baik bagi kulit

Over-exfoliate akan menimbulkan iritasi karena barrier atau lapisan kulit menghilang. Lakukan secara berkala satu hingga dua kali seminggu. Biarkan kulit beregenerasi alami, kemudian lakukan pembersihkan dengan eksfoliasi.

4. Bersih itu adalah jika kulit terasa kesat setelah membersihkan wajah

Mitos yang satu ini juga tidak benar. Ini justru menandakan pembersih wajah yang digunakan kurang tepat karena telah mengikis kelembapan alami kulit. Setelah mencuci wajah, harusnya kulit terasa lembab dan tidak kering.

5. Kulit berminyak tidak butuh moisturizer atau pelembap

Natural Moisturizing Factor (NMF) pada manusia sudah berangsur-angsur berkurang sejak usia 20 tahunan, oleh karena itu kulit berminyak pun memerlukan pelembab untuk menjaga kelembaban. Jangan hindari menggunakan pelembap hanya karena takut kulit semakin berminyak. Bahkan pelembap membuat kulit berminyak Anda lebih sehat.

5 Hal yang Harus Anda Tahu Mengenai Minyak Esensial – Kalau Anda termasuk salah satu dari pencinta dunia kecantikan, mungkin minyak esensial sudah tak asing lagi digunakan setiap hari. Selama berabad-abad lamanya, minyak esensial sudah digunakan untuk aromaterapi, wewangian, dan juga perawatan kulit.

Baca juga : JANGAN SEPELEKAN RAMBUT, RAWAT EKSTRA DENGAN MOISTURIZER

Seperti yang dilansir dari realsimple.com, sebelum Anda benar-benar rutin menggunakannya, berikut ini beberapa hal yang harus diketahui mengenai minyak esensial. Penasaran apa saja? Simak ulasannya di bawah ini

1. Menggunakannya saat mandi

Minyak esensial dapat menembus kulit lebih dalam ketika diaplikasikan dalam suhu hangat. Tempat termudah untuk melakukan hal ini adalah di kamar mandi.

Cukup oleskan minyak esensial di bagian dada dan berdirilah di bawah shower saat mandi. Uap akan mengangkat minyak esensial dan memungkinkan partikel mikro masuk lebih dalam ke paru-paru.

2. Jangan menggunakan beberapa jenis minyak di bawah sinar matahari

Beberapa jenis minyak esensial yang mengandung jeruk, jahe, dan ketumbar dapat membahayakan kulit jika dioleskan dan dipakai di bawah sinar matahari. Gunakan beberapa jenis minyak esensial tersebut di dalam ruangan.

3. Menghirupnya

Menghirup minyak esensial adalah cara cepat untuk merasakan manfaatnya. Teteskan dua hingga tiga kali dari minyak esensial favorit Anda ke tisu atau kapas, dan hiruplah aromanya.

4. Jangan berusaha menghilangkannya dengan air

Menggunakan air untuk menghilangkan minyak sebenarnya justru mempercepat penyebarannya. Sebagai gantinya, hilangkan minyak esensial dengan minyak goreng, zaitun, atau anggur.

5. Periksa labelnya

Jangan hanya percaya pada satu produk karena memberikan label tertentu seperti alami, terapeutik, atau murni. Sebaliknya, carilah nama botani lainnya, negara asal, 100 persen organik, dan mengambil bahan-bahan dari alam liar pada bagian label produk minyak esensial.

Jangan Sepelekan Rambut, Rawat Ekstra Dengan Moisturizer – Kini produk perawatan rambut yang hadir di pasaran semakin beragam, salah satunya adalah produk moisturizer rambut. Lalu apa perbedaannya dengan conditioner? Produk yang kerap disebut dengan istilah “hair oil”, untuk sejumlah brand yang merilisnya, dikemas cantik dalam botol transparan, sehingga tekstur moisturizer bisa terlihat dengan jelas.

Baca juga : BEBERAPA KANDUNGAN PRODUK KECANTIKAN YANG DAPAT MEMBUAT KULIT ANDA MENJADI SENSITIF

Bisa dikatakan, hair oil yang berperan sebagai moisturizer rambut ini adalah inovasi baru dari bentuk conditioner dan vitamin rambut yang memiliki formula lebih yang dibutuhkan oleh rambut.

Jika kita melihat sekilas, produk ini terlihat sama seperti vitamin rambut di dalam botol. Namun, dari manfaatnya, moisturizer rambut memiliki kandungan lebih yang dibutuhkan oleh rambut, khususnya untuk kita yang sering beraktivitas di di bawah paparan sinar UV.

Manfaat dasar dari moisturizer rambut adalah untuk memberi kelembapan. Moisturizer bermanfaat juga dapat mencegah rambut aging akibat efek negatif sinar UV, termasuk dari debu dan polusi. Lainnya, moisturizer dapat membuat rambut lembut dan mudah diatur.

Lalu, jika sudah menggunakan moisturizer rambut ini, apakan perlu menggunakan vitamin rambut?

Tentu saja boleh. Vitamin rambut umumnya digunakan hanya pada bagian tertentu. Misal, dari tengah sampai ujung rambut. Para ahli kecantikan rambut menyarankan, lebih baik tidak menggunakan vitamin rambut di akar rambut. Banyak perempuan mengeluh, ketika vitamin rambut digunakan dari akar rambut, tekstur rambut akan berubah menjadi lepek dan tidak bervolume.

Untuk tipe rambut berminyak, tentu penggunaan vitamin rambut pada akar tidak disarankan. Karena akan memengaruhi produksi minyak semakin aktif.

Nah, moisturizer rambut dapat digunakan di seluruh bagian rambut dan kepala. Agar manfaat moisturizer dapat diterima dengan baik oleh rambut, gentle-message pun diperlukan agar nutrisi yang terkandung di dalam moisturizer dapat diterima dengan baik oleh kulit kepala dan akar rambut.

Moisturizer rambut pun dapat digunakan setiap waktu. Ketika rambut tidak nyaman, misal terasa kering atau susah diatur. Produk perawatan rambut ini akan bekerja dengan cepat untuk mengembalikan tekstur rambut normal kembali.

Beberapa Kandungan Produk Kecantikan yang Dapat Membuat Kulit Anda Menjadi Sensitif – Bagi wanita, produk perawatan kecantikan menjadi salah satu hal yang wajib digunakan setiap hari. Itu dilakukan untuk menjaga kondisi kulit supaya tetap prima. Tapi, hati-hati ternyata memilih produk kecantikan tak bisa sembarangan. Pasalnya, ada bahan-bahan tertentu yang malah bereaksi negatif jika terpapar sinar matahari yaitu phototoxicity atau photoirritation.

Baca juga : 6 TIPS UNTUK MEMBUAT RAMBUT BERKILAU DI RUMAH

Untuk Anda yang belum mengetahui betul efek samping dari kandungan-kandungan ini dalam produk kecantikan bagi kulit bila terpapar sinar matahari, yuk simak ulasan kami berikut ini.

1. Retinoid

Bahan yang paling banyak ditemukan pada produk kecantikan khusus anti-aging ini pada dasarnya berfungsi menggantikan sel kulit lama dengan sel kulit baru. Ketika retinoid terekspos sinar UV, tidak mengherankan kulit menjadi lebih sensitif dan mudah terbakar sinar matahari.

2. Chemical exfoliator

AHA (glycolic dan lactic acid) dan BHA (salicylic acid) yang membantu mengikis sel kulit mati tidak baik digunakan di pagi atau siang hari. Padahal, kulit mati inilah lapisan pelindung terbaik terhadap efek buruk sinar UV.

3. Hydroquinone dan kojic acid

Selain keras, dua bahan pencerah ini memberi dampak buruk jika dipakai di pagi dan siang hari. Hydroquinone memiliki fungsi serupa dengan melanin (pigmen alami tubuh), yakni menyerap sinar UV. Ini menyebabkan kulit lebam, memerah, dan bila dipakai dalam jangka panjang dapat menggelapkan kulit. Dan hal yang sama berlaku bagi kojic acid.

Produk skincare dengan bahan-bahan tersebut di atas memang sebaiknya digunakan di malam hari saja, agar kinerjanya tidak terganggu sinar matahari. Tapi sebenarnya tidak masalah juga jika dipakai di siang hari, dengan catatan harus mengenakan tabir surya setelahnya, untuk memastikan bahan-bahan reaktif tersebut tidak membuat kulit makin sensitif terhadap sengatan sinar UV.

Dermatolog menyarankan gunakan produk perawatan dengan kandungan antioksidan di siang hari. Antioksidan berfungsi menangkal radikal bebas dari sinar matahari. Carilah produk yang mengandung vitamin E, ferulic acid, red tea, retinol, vitamin, dan bahan penangkal sinar UV lainnya. Untuk pilihan produk alami, cobalah rosehip seed oil yang kaya akan retinol. Rose oil dapat dijadikan alternatif pengganti hyaluronic acid yang melembapkan. Sedangkan AHA bisa diganti dengan vitamin C yang disebut juga sebagai photo-protective, yakni dapat membatasi efek buruk sinar matahari.

Saat memilih produk AM skincare, sebaiknya baca dulu komposisi bahan di label kemasannya. Pastikan tidak mengandung bahan-bahan yang bereaksi terhadap sinar matahari. Dan yang tidak kalah penting: jangan lewatkan pemakaian sunscreen.

6 Tips Untuk Membuat Rambut Berkilau di Rumah – Selain bagian kulit, rambut juga bisa terlihat kusam. Anda mungkin sudah menghabiskan banyak uang dan juga waktu untuk pergi ke salon hanya demi membuat rambut berkilau.

Sekarang Anda tak perlu repot-repot lagi pergi ke salon, berikut ini kami sajikan beberapa tips membuat rambut berkilau di rumah. Anda Penasaran ingin mencobanya?

1. Campurkan jus lemon dengan kondisioner

Jus lemon dapat mencerahkan rambut, namun juga bisa menjadi berbahaya. Lemon sangat asam, sehingga bisa membakar rambut.

Cara terbaik untuk menggunakan lemon adalah dengan mencampurkannya dengan kondisioner dan minyak kelapa. Campuran ini tidak hanya bisa memperbaiki kerusakan, namun juga menghidrasi rambut.

2. Mengaplikasikan vitamin C

Vitamin C adalah zat pencerah rambut yang efektif, berkat asam sitratnya. Cara termudah untuk mengaplikasikan vitamin C adalah dengan menghancurkan beberapa vitamin C, mencampurnya dengan air, dan masukkan ke dalam botol semprot untuk langsung diaplikasikan pada rambut Anda.

3. Menggunakan air asin

Jika Anda sudah mewarnai rambut, gunakan air garam untuk membuka sedikit kutikula rambut, sebelum memaparkannya ke sinar matahari. Namun ingat, tidak peduli apapun warna rambut Anda, matahari memiliki kekuatan untuk memudarkan warnanya.

4. Menambahkan cuka sari apel

Cuka sari apel tidak hanya dapat melembutkan rambut, namun juga melarutkan penumpukan minyak dan residu yang ada di kulit kepala Anda. Campurkan satu bagian cuka sari apel dengan enam bagian air untuk diaplikasikan pada rambut, gunakan secara rutin untuk bisa melihat hasilnya.

5. Campurkan baking soda dengan hidrogen peroksida

Buatlah pasta menggunakan baking soda dengan hidrogen peroksida. Hidrogen peroksida yang digabungkan dengan baking soda akan bekerja membuat rambut Anda berkilau.

Campurkan satu cangkir baking soda dengan tiga sendok makan hidrogen peroksida, aduk hingga merata, dan aplikasikan ke rambut Anda. Biarkan masker ini di rambut Anda selama 30 hingga 60 menit dan jangan lebih, sebelum dibilas.

6. Mengaplikasikan kayu manis dan madu

Ketika Anda menggabungkan madu dan kayu manis bersama-sama akan cukup untuk membuat rambut berkilau. Jumlah hidrogen peroksida di dalam madu akan aktif ketika dicampurkan bersama kayu manis.

Buatlah masker rambut dengan menggabungkan dua sendok makan madu, satu sendok makan kayu manis, dan satu sendok makan minyak zaitun. Campurkan semuanya dan tambahkan kondisioner jika campurannya masih terlalu kental, diamkan selama setengah jam.

Aplikasikan ke rambut Anda dan tutup dengan topi mandi. Biarkan setidaknya selama empat jam atau semalaman.